Home > Manajemen Lingkungan > MANAJEMEN LINGKUNGAN

MANAJEMEN LINGKUNGAN

Pada saat ini pasar dibelahan Eropa telah menuntut bahwa produk kayu harus diambil dari hutan yang dikelola secara lestari dengan pola manajemen yang ramah lingkungan. Inisiatif pasar demikian ini telah mendorong timbulnya standart pengelolaan lingkungan seperti :

– Kriteria Emas (ECO-Manajement and Audit Scheme).

– Indicator FSC (Forest Stewardship Council).

– ISO-14000

– Dst.

Sistem Manajemen lingkungan dikembangkan untuk memberikan panduan dasar agar kegiatan bisnis senantiasa akrab lingkungan. Kondisi lingkungan yang memburuk akibat kegiatan manusia (yang pada gilirannya akan merusak tempat hidup bersama) sudah waktunya untuk dikendalikan. Jaminan bahwa suatu kegiatan bisnis telah dikelola secara akrab lingkungan dapat ditunjukkan melalui adanya Sertifikat atau Label Lingkungan. Dalam hal ini ISO telah membutihkan bahwa Sistem Sertifikasi mampu memberikan stabilisasi tata kerja dalam upaya meraih hasil yang konsisten. Oleh karena itu ISO-14000 Seri memberikan panduan pengelolaan lingkungan bagi aktivitas bisnis.

PENTINGNYA SISTEM MANAJEMEN LINGKUNGAN ISO-14000

A. Implikasi Penerapan ISO-14000 Seri

Perkembangan yang cepat dari ISO-14000 Seri berdampak besar pada kalangan pemerintah dan dunia usaha/industri karena penerapan standart tersebut akan mempengaruhi kompetisi perdangan di pasar Internasional. Perkembangan kegiatan pengawasan lingkungan ditingkat Internasional akan berdampak pada program-program tingakat Nasional. Justru karena itu penerapan ISO-14000 Seri bukanlah impian yang tidak dapat diwujudkan, tetapi hal itu dapat dan harus diwujudkan oleh seluruh industri dengan melibatkan semua pihak yang terikat dan manajemen yang rapi dengan dibantu oleh Bapedal guna menghadapi dan menerima transisi ini.

B. Program-program Lingkungan Yang Ada di Indonesia

Program-program lingkungan di Indonesia dirancang untuk dapat memenuhi keperluan masa kini dan dapat dikembangkan lebih lanjut untuk keperluan masa yang akan datang. Program ini juga untuk mengakomodasikan adanya perubahan situasi dan kondisi baik Nasional maupun Internasional. Program-program Lingkungan di Indonesia yang dikoordinasikan oleh Bapedal meliputi :

1. Analisis Mengenai Dampak Lingkungan (AMDAL)

2. Program Kali Bersih (PROKASIH).

3. Pengelolaan Limbah Bahan Berbahaya dan Beracun (B3)

4. ADIPURA

5. Produksi Bersih (PRODUKSIH)

6. Program Penilaian Kinerja Lingkungan (PROPER)

7. Pengembangan Audit Lingkungan

8. Pengendalian Dampak Skala Kecil

9. Pengendalian Kerusakan Lingkungan

10. Pengendalian Pencemaran Kerja

11. Pengendalian Pencemaran Laut dan Pesisir

12. Pembinaan Laboratorium Lingkungan

13. Pengembangan Sumber Daya Manusia dan di Bidang Pengendalian Dampak Lingkungan

14. Ekolabel

15. Sistem Informasi Bapedal

16. Pengembangan Instrumen-instrumen Ekonomi

C. Kendala Peningkatan Mutu Lingkungan

1. Sasaran lingkungan tidak/belum dimengerti oleh setiap orang di perusahaan

2. Kebijakkan lingkungan tidak seiring-sejalan dengan tujuan bisnis perusahaan

3. Kegiatan peningkatan mutu lingkungan hanya melibatkan sebagian kecil karyawan

4. Manajemen lingkungan tidak diidentifikasi/tidak diberikan secara memadai

5. Terbatas Sumber Daya-Dana

6. Kurangnya kepentingan dan dukungan yang konsisten dari manajemen

7. Jadwal Peningkatan Mutu Lingkungan tidak tepat dan lemahnya penguasaan methodologi

D. Keberhasilan Upaya peningkatan Mutu Lingkungan

1. KOMITMEN :

Manajemen puncak menyepakati dan mendukung sasaran yang ditetapkan dalam organisasi manajemen lingkungan

2. METHODOLOGI :

Penggunaan teknik dan alat yang memadai bagi peningkatan mutu lingkungan

3. SADAR LINGKUNGAN :

Partisipasi oleh seluruh karyawan bagi keberhasilan mutu lingkungan.

4. PELATIHAN

Pelatihan berkala dilaksanakan untuk menumbuhkan sadar lingkungan

5. PERENCANAAN

Manajemen puncak harus mencapkan dan mengembangkan ide dan prinsipprinsip manajemen lingkungan.

E. Latar Belakang Perlunya Penerapan ISO-14000

1. Pada prinsipnya seluruh elemen ISO-14000 dapat diterapkan pada berbagai bentuk perusahaan terutama yang produk atau layanannya/proses produksinya mempunyai potensi menimbulkan dampak.

2. Penerapan ISO-14000 di industri perkayuan sangat dimungkinkan dengan mengingat bahwa pengadaan bahan baku, proses produksi dan produk/layanannya mempunyai potensi menimbulkan dampak lingkungan.

3. Industri perkayuan mempunyai aspek organisasi dan aspek produk sangat sensitif terdahap kemungkinan permintaan negara konsumen atas sertifikasi ISO-14000

F. APAKAH ISO-14000 ?

Beberapa pengertian ISO- 14000 antara lain :

    * Standart Internasional tentang Manajemen Lingkungan dan keamanan operasional yang dikembangkan oleh International Organization For Standardization (ISO).
    * Standart ini dikembangkan oleh wakil dari 36 negara dan disetujui, oleh 112 negara anggota ISO

Seri ISO-14000 meliputi :

    * ISO 14001 : Sistem Manajemen Lingkungan
    * ISO 14010 – 14015 : Audit Lingkungan
    * ISO 14020 – 14024 : Label Lingkungan
    * ISO 14031 : Evaluasi Kinerja Lingkungan
    * ISO 14040 – 14044 : Assessment/Analisa Berkelanjutan
    * ISO 14060 : Aspek Lingkungan dari Produk

ISO-14000 :

Semua Sistem Manajemen Lingkungan yang dapat memberikan jaminan (bukti) kepada produsen dan konsumen, bahwa dengan menerapkan sistem tersebut produk yang dihasilkan/dikonsumsi, limbah, produk bekas pakai ataupun layanannya sudah melalui suatu proses yang memperhatikan kaidah-kaidah atau upaya-upaya pengelolaan lingkungan

ISO-14001, SISTEM MANAJEMEN LINGKUNGAN

Bagian dari seri ISO-14000 yang merupakan suatu sistem yang mengorganisasikan Kebijakan Lingkungan, perencanaan, implementasi, pemeriksaan, tindakan koreksi dan tinjauan manajemen perusahaan dalam melaksanakan kegiatan pengelolaan lingkungan sehingga tercapai perbaikan lingkungan yang bersifat terus menerus atau berkesinambungan

ISO-1410 s/d 14015, AUDIT LINGKUNGAN

Suatu alat manajemen untuk menguji efektifitas atau kinerja perusahaan dalam melaksanakan kegiatan pengelolaan lingkungan dengan menggunakan kriteriaaudit yang disepakati, didokumentasikan dan hasilnya dikomunikasikan kepada klien.

G. Keuntungan-keuntungan Sertifikasi ISO-14000

1. Perlindungan Lingkungan

    * Mengurangi/meminimalisasi limbah
    * Optimalisasi penggunaan sumber-sumber alam
    * Membantu mengatasi isu-isu lingkungan global

2. Dasar Persaingan Yang Setara

ISO-14000 akan mengurangi sekecil mungkin timbulnya perbedaanperbedaan pembiayaan lingkungan oleh sebab perbedaan sistem/geografi.

3. Keseuaian Terhadap Peraturan-peraturan Yang Ada

Dengan menggunakan Sertifikat ISO-14000 dalam pengelolaan lingkungan Nerbuka kesempatan kemampu telusuran dan kesesuaian dokumen-dokumen dalam mendukung peraturan yang ada.

4. Terbentuknya Sistem Manajemen Yang Efektif

Dengan adanya bermacam-macam tuntutan terhadap perusahaan tentang pengelolaan lingkungan hidup, sistem manajemen lingkungan akan membuat pengelolaan lebih efektif dan mampu berkiprah dalam dunia percaturan Internasional

5. Memiliki Kekuatan Pasar

    * Mampu memasuki pasar dengan produk ramah lingkungan
    * Meningkatkan peran pasar (Market Share)
    * Memenuhi persyaratan pelanggan
    * Membuka peluang investasi

6. Pengurangan Biaya

Dasar utama dalam penekanan biaya adalah mengurangi penanganan bahan kimia dan sisa-sisa/limbah lainnya. Lebih sedikit bahan kimia/limbah, akan semakin sedikit biaya dan semakin tinggi tingkat mutu air/tanah. Dengan ISO-14000 yang kesemuanya didasarkan penggunaan standart, maka diharapkan semakin kecil peluang menyimpangnya operasi. Biaya-biaya yang dapat dikurangi meliputi :

    * Biaya-biaya kesalahan
    * Biaya operasional yang terakumulasi
    * Biaya taksiran

7. Pengurangan Kerugian

“Sistem” akan melindungi atau meminimumkan akibat ke lingkungan, dan juga meminimumkan akibat buruk bagi karyawan, pengurangan luka dan penyakit jika perusahaan mengadopsi sistem manajemen lingkungan ISO-14000

8. Meningkatkan Hubungan Masyarakat

Dalam “Gall-up” pool 1994, di dapat bahwa warga di 24 negara (industri & sedang berkembang) mempertimbangkan perlindungan lingkungan lebih penting dari pada pertumbuhan ekonomi. Jika perusahaan mengembangkan program pengelolaan lingkungan, ini berarti mengembangkan hubungan kemasyarakatan

9. Mengembangkan Kepercayaan dan Kepuasan Pelanggan

Dengan dimilikinya sertifikat ISO-14001, pelanggan akan merasa lebih aman dan lingkungannya terlindungi. Hal ini akan meyakinkan pelanggan bahwa pemasok peduli lingkungan dan mempunyai dokumen yang sesuai untuk mendukung pernyataan tersebut.

10. Mengembangkan Perhatian Manajemen Yang Lebih Tinggi

Diwaktu yang lalu, departemen lingkungan dipandang oleh beberapa pwrusahaan sebagai kegiatan pemborosan biaya. dengan ISO-14000 departemen lingkungan dipandang positif dan meru[pajkan konponen penting dalam perusahaan. keseluruhan proses dalam mencapai sertifikasi ISO-14000 akan merangsang manajemen lebih berkembang dan lebih menghargai pengelolaan lingkungan.

Categories: Manajemen Lingkungan
  1. No comments yet.
  1. No trackbacks yet.

Leave a Reply

Fill in your details below or click an icon to log in:

WordPress.com Logo

You are commenting using your WordPress.com account. Log Out / Change )

Twitter picture

You are commenting using your Twitter account. Log Out / Change )

Facebook photo

You are commenting using your Facebook account. Log Out / Change )

Google+ photo

You are commenting using your Google+ account. Log Out / Change )

Connecting to %s

%d bloggers like this: