Home > Kesehatan Lingkungan > KESEIMBANGAN PANAS BUMI

KESEIMBANGAN PANAS BUMI

Matahari adalah sumber utama dari semua energi yang sampai bumi. Energi radiasi dari matahari meliputi semua spektrum elektromagnetik. Meskipun demikian yang terbanyak adalah sekitar cahaya tampak, yaitu antara gelombang 0,4 mikron mili, dengan adanya jarak bumi dengan matahari setiap 1 meter persegi dari area yang terkena aliran radiasi matahari (solar flax) menerima 19,2 kcal energi per menit atau 1,34 X 10 pangkat 3 watt/m persegi. Bila seluruh energi ini mencapai permukaan bumi maka akan menguap sejak dulu. Oleh karena itu, terdapat berbagai faktor yang cukup kompleks yang turut terlibat dalam menjaga keseimbangan panas di bumi.
Radiasi matahari yang masuk atmosfer bumi, sekitar 20 – 30 % dipantulkan kembali ke ruang angkasa, dibiaskan oleh atmosfer dan partikel – partikel padat yang terdapat di atmosfer atau oleh permukaan bumi. Pada umumnya rata – rata refleksi atau albedo dari permukaan dan atmosfer sebesar 35 %. Besarnya albedo ini ditentukan oleh daerah dan sifat – sifatnya. Daerah yang tertutup es / salju pada daerah kutub mempunyai albedo yang tinggi, tetapi didaerah lautan rendah, karena kebanyakan energi diserap. Sekitar 20 % dari energi radiasi diserap begitu masuk melewati atmosfer. Ozon menyerap sekitar 1-3%, terutama dalam bagian gelombang pendek ultra violet.
Pada troposfer, sekitar 17-19 % dari radiasi yang masuk diserap terutama oleh uap air dan karbon dioksida. Penyerapan atmosfer total terhadap radiasi dengan panjang gelombang 0,3 – 0,7 mili mikron tidak sangat besar dan umumnya masuk secara efektif melalui lubang “transparan” dari atmosfer. Secara keseluruhan sekitar 50% dari radiasi matahari sampai ke pemukaan bumi ini meradiasikan kembali sebagian energi melalui kisaran panjang gelombang yang luas, tetapi terbanyak pada panjang gelombang 10 – 20 mili mikron yaitu infra merah.
Radiasi rata – rata yang dipantulkan ke ruang angkasa harus sama dengan yang diserap dari matahari. Oleh karena itu sejumlah energi harus mengalir dari daerah tropik ke daerah kutub di dalam atmosfer. Aliran energi ini merupakan sistem aliran udara panas ke arah kutub dan aliran udara dingin dari kutub ke arah topik dan ini akan dinyatakan dengan aliran laut.
Terima Kasih
Categories: Kesehatan Lingkungan
  1. No comments yet.
  1. No trackbacks yet.

Leave a Reply

Fill in your details below or click an icon to log in:

WordPress.com Logo

You are commenting using your WordPress.com account. Log Out / Change )

Twitter picture

You are commenting using your Twitter account. Log Out / Change )

Facebook photo

You are commenting using your Facebook account. Log Out / Change )

Google+ photo

You are commenting using your Google+ account. Log Out / Change )

Connecting to %s

%d bloggers like this: