Home > Sanitasi Lingkungan > LANGKANYA AIR BERSIH DI KABUPATEN ENDE, NTT

LANGKANYA AIR BERSIH DI KABUPATEN ENDE, NTT

Kabupaten ENDE, Selama dua pekan terakhir masyarakat kota Ende mengeluhkan tidak normalnya pasokan air. Krisis air bersih ini membuat warga kota berinisiatif mengeluarkan uang tambahan untuk membeli air dari tanki air baik itu dari PDAM Ende maupun dari armada swasta lainnya.
Kenyataan krisis air ini dibenarkan Kepala Bagian Tekhnik Perusahaan Daerah Air Minum (PDAM) Kabupaten Ende, Yoseph Lele ketika dimintai komentarnya, Jumad (6/11) di kantor PDAM Ende. Dirinya mengakui pada saat ini dimana musim panas mencapai puncaknya, debit air sangat berkurang. “Praktis penyaluran air ke rumah-rumah penduduk berkurang dan terkadang untuk beberapa hari mati total,” kata Yoseph.
Yoseph mengatakan, biasanya diberikan jatah untuk tiap jalur atau bergilir dalam pendistribusian air. Sumber mata air Ae Kipa dan Ae Pana mulai menurun. Awalnya distribusi dilakukan tiga hari sekali. Namun, kini mengingat debitnya menurun maka terpaksa lima sampai enam hari baru dialirkan.
Ditanya mengenai upaya PDAM dalam mengatasi krisis air yang dialami warga Kota Ende, ia mengatakan beberapa saat yang lalu PDAM sudah mengajukan proposal ke Pemkab Ende. Dalam proposal tersebut, jelas Yoseph, untuk memanfaatkan tiga mata air baru. Dirinya yakin jika hal itu terpenuhi dan tiga mata air baru tersebut sudah mulai digunakan maka kekhawatiran Kota Ende kekurangan air akan diatasi.
Sementara itu, Yulius Cesar Nonga anggota DPRD dari Komisi C ketika dimintai tanggapan berkaitan dengan kekuranagan pasokan air ke kota Ende mengatakan seharusnya PDAM lebih meningkatkan pemeliharaan terhadap jarngan perpipaan. Karena menurutnya, banyak air yang terbuang percuma akibat kebocoran pipa. “Karena itu bukan saja penambahan mata air tetapi terutama peremajaan pipa yang ada karena banyak yang sudah rusak,” katanya.
Hal yang sama dikemukakan oleh Baltasar Saytua. Ia mengatakan, seharusnya PDAM jangan hanya mengeluh debit air kurang tetapi mecari solusi untuk itu. Sekretaris DPC PKB Ende ini mengatakan pihak PDAM harus mengoperasikan mobil tanki untuk membantu masyarakat. “Apalagi pada masa sekarang ini banyak acara digelar di kota Ende,” katanya.
Karena itu, ia meminta pihak PDAM jangan menyerah dengan alasan klasik soal debit air tetapi harus menawarkan solusi dengan mengoperasikan kendaraan tanki untuk masyarakat. Dari permasalahn diatas juga bisa ditambahkan sedikit kenapa sampai terjadinya kekurangan pasokan air bersih di Kabupaten Ende, selain minimnya teknik pengolahan air bersih dengan menggunakan saringan pasir lambat. Banyak sekali kelemahan dari teknik poengolahan air ini jika di skema kan pengolahan teknik penggunana saringan pasir lambat akan didapatkan sebagai berikut : disini bisa dilihat bagaimana skema untuk sistem teknik memakai saringan pasir lambat :

Teknologi saringan pasir lambat yang banyak diterapkan di Indonesia biasanya adalah saringan pasir lambat konvesional dengan arah aliran dari atas ke bawah (down flow), seperti yang digunakan di Kabupaten Ende, Nusa Tenggara Timur sehingga jika kekeruhan air baku naik, terutama pada waktu hujan, maka sering terjadi penyumbatan pada saringan pasir, sehingga perlu dilakukan pencucian secara manual dengan cara mengeruk media pasirnya dan dicuci, setelah bersih dipasang lagi seperti semula, sehingga memerlukan tenaga yang cucup banyak. Hal inilah yang sering menyebabkan saringan pasir lambat yang telah dibangun kurang berfungsi dengan baik, terutama pada musim hujan.

Untuk mengatasi problem tersebut disini saya memberikan saran agar dilakukan hal sebagai berikut ini : dapat penanggulangan dengan cara modifikasi disain saringan pasir lambat yakni dengan menggunakan proses saringan pasir lambat “UP Flow (penyaringan dengan aliran dari bawah ke atas). Dengan sistem penyaringan dengan aliran dari bawah ke atas maka waktu operasi menjadi lebih panjang, dan cara pencucian media penyaringnya lebih mudah.

Categories: Sanitasi Lingkungan
  1. No comments yet.
  1. No trackbacks yet.

Leave a Reply

Fill in your details below or click an icon to log in:

WordPress.com Logo

You are commenting using your WordPress.com account. Log Out / Change )

Twitter picture

You are commenting using your Twitter account. Log Out / Change )

Facebook photo

You are commenting using your Facebook account. Log Out / Change )

Google+ photo

You are commenting using your Google+ account. Log Out / Change )

Connecting to %s

%d bloggers like this: