Home > Pencemaran Lingkungan > SUMBER ASAL AIR LIMBAH

SUMBER ASAL AIR LIMBAH

Data mengenai sumber air limbah dapat dipergunakan untuk memperkirakan jumlah rata – rata aliran air limbah dari berbagai jenis perumahan, industri dan aliran air tanah yang ada disekitarnya. Kesemuanya ini harus dihitung perkembangannya atau pertumbuhannya sebelum membuat suatu bangunan pengolah air limbah serta merencanakan pemasangan saluran pembawanya.
Air Limbah Rumahtangga
Sumber utama air limbah rumah tangga dari masyarakat adalah berasal dari perumahan dan daerah perdagangan. Adapun sumber lainnya yang tidak kalah pentingnya adalah daerah perkantoran atau lembaga serta daerah fasilitas rekreasi. Untuk daerah tertentu banyaknya air limbah dapat diukur secara langsung. Daerah perumahan dan perdagangan merupakan salah satunya yang mengakibatkan terjadinya pencemaran air limbah dikarenakan disana terdapat banyak sekali air limbah yang belum bisa dikoordinir dengan baik.
Air Limbah Rembesan dan Tambahan
Apabila turun hujan di suatu daerah, maka air yang turun secara cepat akan mengalir ke dalam saluran pengering atau saluran air hujan. Apabila saluran ini tidak mampu menampungnya, maka limpahan air hujan akan digabung dengan saluran air limbah, dengan demikian akan merupakan tambahan yang sangat besar. Oleh karena itu, perlu diketahui curah hujan yang ada sehingga banyaknya air yang akan ditampung melalui saluran air hujan atau saluran pengering dan saluran air limbah dapat diperhitungkan.
Selain air yang masuk limpahan, maka terdapat air hujan yang menguap, diserap oleh tumbuh – tumbuhan dan ada pula yang merembes ke dalam tanah. Air yang merembes ini akan masuk ke dalam tanah yang akhirnya menjadi air tanah. Apabila permukaan air tanah bertemu dengan saluran air limbah, maka bukanlah tidak mungkin akan terjadi penyusupan air tanah tersebut ke saluran air limbah melalui sambungan – sambungan pipa atau melalui celah – celah yang ada karena rusaknya pipa saluran. Besarnya aliran ini diperkirakan sebesar 0,0094 sampai 0,94 m3 setiap diameter (mm) setiap km. Dengan demikian banyaknya air yang masuk ke dalam aliran air limbah sebanyak 0,0094 – 0,94 dikalikan dengan diameter pipa (mm) dikalikan lagi dengan panjangnya pipa (km) akan dihasilkan jumlah air limbah dalam satuan m3.
Terima Kasih
Categories: Pencemaran Lingkungan
  1. No comments yet.
  1. No trackbacks yet.

Leave a Reply

Fill in your details below or click an icon to log in:

WordPress.com Logo

You are commenting using your WordPress.com account. Log Out / Change )

Twitter picture

You are commenting using your Twitter account. Log Out / Change )

Facebook photo

You are commenting using your Facebook account. Log Out / Change )

Google+ photo

You are commenting using your Google+ account. Log Out / Change )

Connecting to %s

%d bloggers like this: