Home > Manajemen Kesehatan > BENTUK PENGELOLAAN MANAGED CARE

BENTUK PENGELOLAAN MANAGED CARE

Secara umum bentuk pengelolaan managed care dibagi menajdi 2 yaitu :
1. Bi Partit :
Pengelolaan model bi partit pada dasarnya adlah mengabungkan antara peran sebagai pemberi pelayanan kesehatan dan sebagai pembayar (yang bertanggung jawab terhadap pembiayaan kesehatan peserta). Contoh model ini adalah perusahaan yang memiliki fasilitas klinik / rumah sakit sendiri untuk melayani karyawan perusahaan dan keluarganya.
Model ini mengadopsi model HMO (Health Maintance Organization) staf. Para dokter yang memberikan pelayanan adalah pegawai HMO dan dibayar dengan sistem gaji. Para dokter ini hanya memberikan pelayanan kepada pasien yang ikutserta dalam program HMO. Metode ini menawarkan kontrol yang paling ketat terhadap pola – pola praktek dokter, sehingga memungkinkan pula kontrol lebih besar penggunaan pelayanan.
Keuntungan dan Kerugian
HMO model staf barangkali paling sesuai bagi peserta karena sebagian besar HMO unu menawarkan paket pelayanan lengkap seperti pemeriksaan dokter, laboratorium, x-ray, dan farmasi yang sepenuhnya berada dalam satu lokasi. Namun HMO model-staf membutuhkan modal awal yang leih besar dibandingkan dengan model – model HMO yang lain.
2. Tri Partit
Model Tri Partit adalah model pengelolaan managed care dengan melibatkan 3 pihak yaitu perusahaan selaku pembayar, karyawan dan keluarganya selaku peserta dan penyedia pelayanan kesehatan, dalam hal ini dokter atau rumah sakit yang dikontrak perusahaan sebagai provider.
Keuntungan dan Kerugian
Keuntungan utama dari model ini adalah perusahaan tidak memerlukan modal awal besar untuk membangun institusi pelayanan kesehatan. Perusahaan dapat memilih dokter atau rumah sakit sesuai dengan kriteria yang diinginkan. Peserta dapat memilih dokter atau rumah sakit jejaring (yang telah ditetapkan perusahaan / close panel) atau bebas memilih dokter atau rumah sakit yang dikehendaki peserta (open panel). Keuntungan yang lain adalah menawarkan pilihan provident yang lebih beragam dibandingkan model bi partit, sehingga lebih memuaskan pasien. Kerugian model ini adalah pengendalian biaya kesehatan yang realtif lebih sulit karena pada umumnya provident berorientasi profit. Provident pada umumnya dibayar dengan model reimbursement / klaim berdasar fee for service.
Terima Kasih
Categories: Manajemen Kesehatan
  1. No comments yet.
  1. No trackbacks yet.

Leave a Reply

Fill in your details below or click an icon to log in:

WordPress.com Logo

You are commenting using your WordPress.com account. Log Out / Change )

Twitter picture

You are commenting using your Twitter account. Log Out / Change )

Facebook photo

You are commenting using your Facebook account. Log Out / Change )

Google+ photo

You are commenting using your Google+ account. Log Out / Change )

Connecting to %s

%d bloggers like this: