Home > Manajemen Lingkungan > MANAJEMEN LINGKUNGAN TERMINAL

MANAJEMEN LINGKUNGAN TERMINAL

Menurut Yong Puah Kok (2007), agar proses manajemen mampu memberikan layanan yang memuaskan, maka bentuk proses manajemen terminal dan organisasinya dapat dijalankan. Untuk mengukur / mengevaluasi kemampuan manajemen terminal, mengantisipasi perkembangan dan kebutuhan masa depan digunakanlah indikator-indikator sebagai berikut (TIPS, USAID, 2001).
1. Proses Manajemen Terminal dilihat dari Indikator
Manajemen terminal dilihat dari aspek prosesnya berkaitan dengan kegiatan yang hasilnya tidak Nampak, kegiatan “soft activity” ini diukur dengan indikator :
1) Sistem administrasi dan prosedur pengendalian kegiatan terminal.
2) Sistem pengendalian keuangan : perencanaan anggaran – belanja dan pertanggungjawaban kegiatan operasi dan investasi.
3) Manajemen terminal dan manajemen sumber daya manusia yang meliputi rekrutmen, penugasan, dan wewenang.
4) Manajemen sumber daya lainnya yang meliputi : pengendalian dan perawatan infrastruktur, peralatan pengaturan lalu-lintas.
Untuk mengukur / mengevaluasi kemampuan manajemen terminal, mengantisipasi perkembangan dan kebutuhan masa depan digunakanlah indikator-indikator sebagai berikut (TIPS, USAID, 2001).
2. Proses Manajemen Terminal dilihat dari Indikator
Manajemen terminal dilihat dari aspek prosesnya berkaitan dengan kegiatan yang hasilnya tidak Nampak, kegiatan “soft activity” ini diukur dengan indikator :
5) Sistem administrasi dan prosedur pengendalian kegiatan terminal.
6) Sistem pengendalian keuangan : perencanaan anggaran – belanja dan pertanggungjawaban kegiatan operasi dan investasi.
7) Manajemen terminal dan manajemen sumber daya manusia yang meliputi rekrutmen, penugasan, dan wewenang.
8) Manajemen sumber daya lainnya yang meliputi : pengendalian dan perawatan infrastruktur, peralatan pengaturan lalu-lintas.
3. Fungsi teknis dan program manajemen terminal mencerminkan implementasi dari fungsi sebuah terminal pada kegiatan transit. 
Yang mencakup : perencanaan, pelaksanaan, pengendalian dan monitoring.
1) Sistem layanan dan delivery, meliputi pelaksanaan operasi dalam terminal pada berbagai bidang.
2) Sistem pemanfaatan dan pengembangan infrastruktur fisik terminal, pemanfaatan keahlian dan keterampilan sumber daya manusia.
3) Sistem penyusunan anggaran dan pelaporan.
4) Sistem monitoring dan evaluasi.
4. Struktur dan Budaya Organisasi.
Mencakup organisasi, landasan operasional tugas pada pengelolaan terminal, diukur dengan menggunakan indicator-indikator sebagai berikut :
1) Sistem budaya organisasi dan layanan yang dianut.
2) Visi dan misi
3) Kemampuan dan gaya kepemimpinan.
4) Pendekatan tata kelola (governance approach)
5) Koordinasi dan relasi dengan berbagai instansi.
5. Sumber Daya Pengelolaan Terminal.
Pengukuran sumber daya lain dimaksudkan untuk mengukur dampak dari perkembangan lingkungan terhadap tuntutan perkembangan masa depan dan pelayanan yang harus disediakan atau tersedia saat ini.
1) Sumber daya manusia.
2) Sumber dana.
3) Sumber daya lainnya.
Untuk pelaksanaan evaluasi guna menentukan bentuk organisasi yang layak mengelola aktivitas terminal dan sesuai dengan tantangan yang ada maka akan digunakan indicator menurut peraturan dan fungsi umum pengelolaan terminal. Indikator dalam peraturan dipergunakan sebagai acuan agar sesuai dengan perundangan, sedangkan fungsi manajemen terminal dipergunakan sebagai acuan normatif pengelolaan.
Terima Kasih
Categories: Manajemen Lingkungan
  1. No comments yet.
  1. No trackbacks yet.

Leave a Reply

Fill in your details below or click an icon to log in:

WordPress.com Logo

You are commenting using your WordPress.com account. Log Out / Change )

Twitter picture

You are commenting using your Twitter account. Log Out / Change )

Facebook photo

You are commenting using your Facebook account. Log Out / Change )

Google+ photo

You are commenting using your Google+ account. Log Out / Change )

Connecting to %s

%d bloggers like this: