Home > Pencemaran Lingkungan > DAMPAK KEKERINGAN AKIBAT PERUBAHAN IKLIM

DAMPAK KEKERINGAN AKIBAT PERUBAHAN IKLIM

Istilah kekeringan diartikan sebagai “masa cuaca kering yang bersifat abnormal berkepanjangan mengakibatkan terjadi kelangkaan air, sehingga berdampak pada ketidakseimbangan hidrologi serius di wilayah yang bersangkutan”. Perubahan iklim mengakibatkan peningkatan curah hujan di wilayah tertentu dan sekaligus kekeringan di tempat yang lain. Pada kondisi kekeringan yang berkepanjangan, masyarakat mengalami ancaman dehidrasi karena kekurangan asupan air, dan gangguan akibat sengatan panas. Namun, kondisi yang lebih serius pada umumnya diakibatkan kelaparan atau kurang gizi. Di antara petani yang mengandalkan penghidupannya dari hasil bumi yang ditanamnya, kegagalan panen tidak hanya mengancam sumber pangan, tetapi juga pendapatan. Masyarakat petani miskin akan terjerumus ke dalam kemiskinan yang lebih dalam sebagai akibat paceklik, sehingga tidak mampu berperilaku sehat dan berobat ketika sakit. Kelangkaan air juga yang tersisa, dan pemanfaatan air berkualitas rendah yang dapat mengakibatkan penyakit.

Adaptasi terhadap kekeringan diawali dengan kajian mendalam atas kebutuhan kesehatan yang utama sebagai akibat bencana kekeringan, khususnya ketahanan pangan, ketersediaan air dalam jumlah dan kualitas yang memadai, sanitasi lingkungan, perlindungan fisik dari kenaikan suhu dan kekeringan. Dampak psikososial dan pembangunan ekonomi sehubungan dengan penurunan pendapatan dan stagnasi pertumbuhan ekonomi perlu diperhitungkan. Respons terhadap bencana kekeringan di negara berkembang pada umumnya meliputi bagaimana mengatasi kelaparan, penyakit menular karena higiene yang buruk, dan mungkin pula pengungsian penduduk yang terkena bencana ke daerah lain.

Tingkat dampak perubahan lingkungan (terhadap panen, ekonomi dan kesehatan) dan besar perubahan lingkungan yang menimbulkan kekeringan dipengaruhi oleh kerentanan ekosistem dan komunitas yang terkena. Bagaimana kondisi lapangan, pertanian, komunitas dan lembaga harus diperkuat terhadap tingkat dampak merupakan masukan penting dalam proses pengambilan keputusan dalam upaya mencegah kejadian bencana.

Categories: Pencemaran Lingkungan
  1. No comments yet.
  1. No trackbacks yet.

Leave a Reply

Fill in your details below or click an icon to log in:

WordPress.com Logo

You are commenting using your WordPress.com account. Log Out / Change )

Twitter picture

You are commenting using your Twitter account. Log Out / Change )

Facebook photo

You are commenting using your Facebook account. Log Out / Change )

Google+ photo

You are commenting using your Google+ account. Log Out / Change )

Connecting to %s

%d bloggers like this: