Home > Manajemen Lingkungan > LINGKUNGAN PENGOLAHAN PASAR

LINGKUNGAN PENGOLAHAN PASAR

Pembangunan pada hakekatnya merupakan proses perubahan lingkungan yang pada gilirannya akan mempengaruhi derajat kesehatan. Sasaran utama pembangunan adalah mutu kehidupan rakyat yang semakin baik. Akan tetapi didalam pelaksanaanya terdapat dampak sekunder, baik positif maupun dampak negatif (Achmadi, 1992).

Meningkatnya kesejahteraan masyarakat akan di ikuti dengan meningkatnya daya beli masyarakat, namun di sisi lain akan di ikuti pula dengan meningkatnya volume dan jenis limbah (sampah) yang dibuang. Permasalahan sampah dikota-kota besar di Indonesia, belakangan ini sempat muncul kepermukaan. Peristiwa Bojong yang diwarnai dengan penolakan dan demontrasi masyarakat, peristiwa Leuwi Gajah di Bandung yang menelan korban jiwa warga masyarakat akibat tanah longsor bekas gundukan sampah, semua itu merupakan fenomena sampah yang perlu mendapat perhatian sebagai pembelajaran bagi kita, bagaimana melibatkan peran serta masyarakat, bagaimana sistem pengelolaan sampah yang baik, bagaimana perencanaannya dikaitkan dengan perkembangan laju pertumbuhan penduduk.

Sasaran utama dari pengelolaan sampah adalah menyingkirkan sampah dari tempat-tempat lokasi penduduk dari waktu ke waktu guna menangkal penyebaran penyakit, mencegah terjadinya kebakaran dan mengurangi estetika kurang sedap yang ditimbulkan oleh bau pembusukan sampah. Sasaran kedua yang tak kalah penting adalah menghilangkan sampah agar lingkungan dapat sehat dan nyaman (Tjokrokusumo, 1998).

Seperti negara berkembang lainnya, Indonesia saat ini masih mengalami kesulitan dalam pengelolaan sampah padat,walaupun pemerintah telah menggalakkan pengelolaan dengan tujuan kebersihan lingkungan. Namun hambatan-hambatan yang dihadapi dalam pengelolaan sampah, antara lain : 1) belum sepenuhnya tercipta iklim budaya masyarakat yang mendukung kebersihan lingkungan, terutama yang dikaitkan dengan kesehatan masyarakat 2) masih kurangnya teknologi tepat guna yang dapat menangani dan memanfaatkan sampah (Keman dkk, 1993).

Kebersihan lingkungan adalah suatu keadaan bebas dari pengotoran oleh benda cair, benda padat maupun gas yang dapat menimbulkan pencemaran lingkungan atau gangguan kesehatan pada umumnya (Departemen Kesehatan, 1999). Keberhasilan sistem pengelolaan sampah dipengaruhi oleh berbagai aspek, seperti: aspek teknik, manajemen, perilaku, sosial, budaya dan lain-lain (Departemen Pekerjaan Umum, 1989).

Pasar adalah suatu tempat kegiatan komersil untuk melakukan transaksi jual beli dalam memenuhi kebutuhan sehari-hari masyarakat. Keberadaan pasar akan menghasilkan timbunan sampah, apabila tidak dikelola dengan baik kemungkinan besar akan mengganggu kenyamanan para pengguna pasar, baik dari segi estetika maupun kebersihan dan kesehatan lingkungan yang akhir nya akan berdampak pada kesehatan masyarakat.

Categories: Manajemen Lingkungan
  1. No comments yet.
  1. No trackbacks yet.

Leave a Reply

Fill in your details below or click an icon to log in:

WordPress.com Logo

You are commenting using your WordPress.com account. Log Out / Change )

Twitter picture

You are commenting using your Twitter account. Log Out / Change )

Facebook photo

You are commenting using your Facebook account. Log Out / Change )

Google+ photo

You are commenting using your Google+ account. Log Out / Change )

Connecting to %s

%d bloggers like this: